<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Selamat Datang DI Website Resmi SMAS YPK OIKUMENE MANOKWARI</title> 
				<description>Website Resmi SMAS YPK OIKUMENE MANOKWARI</description>
				<link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Acara Penyerahan Dan Serah Terima Kepala Sekolah</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/acara-penyerahan-dan-serah-terima-kepala-sekolah</link>
						                <description>Manokwari, 09 Maret 2024 – Pada hari ini, telah berlangsung acara penyerahan dan serah terima jabatan kepala sekolah untuk tiga SMA YPK yang berlokasi di Manokwari. Acara ini dilaksanakan di SMA YPK Oikoumene Manokwari dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), staf pengajar, siswa, dan orang tua.

Acara ini melibatkan penyerahan dan serah terima jabatan kepala sekolah dari tiga sekolah, yaitu:


	SMA YPK Immanuel Manokwari
	SMA YPK Oikoumene Manokwari
	SMA YPK Sion Sidei


Serah Terima di SMA YPK Oikoumene Manokwari
Di SMA YPK Oikoumene, acara dimulai dengan sambutan dari kepala sekolah lama masing-masing sekolah yang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan selama masa jabatan mereka. Selanjutnya, kepala sekolah baru diperkenalkan satu per satu dan diberi kesempatan untuk berbicara mengenai visi dan misi mereka ke depan.

Kepala sekolah dari SMA YPK Immanuel, SMA YPK Oikoumene, dan SMA YPK Sion Sidei menyerahkan simbol tanggung jawab kepada para penerus mereka dalam sebuah upacara yang khidmat. Para guru dan siswa tampak antusias menyambut kepemimpinan yang baru dengan harapan besar untuk perbaikan dan inovasi di sekolah mereka masing-masing.

Momen Khidmat dan Inspiratif

Acara serah terima jabatan ini diadakan dengan penuh semangat kebersamaan dan rasa syukur. Kepala sekolah baru disambut dengan berbagai pertunjukan seni dari siswa yang menunjukkan apresiasi mereka. Kepala sekolah lama memberikan pesan terakhir yang menginspirasi dan memotivasi untuk terus berkarya demi pendidikan yang lebih baik.

Acara serah terima ini diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto untuk mengabadikan momen penting tersebut. Dengan adanya pergantian kepala sekolah ini, diharapkan akan membawa semangat baru dan inovasi dalam sistem pendidikan di ketiga sekolah tersebut, demi meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi.



Acara Penyerahan Dan Serah Terima Kepala Sekolah

Para kepala sekolah baru menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan baik dan berinovasi dengan berbagai program baru untuk kemajuan sekolah dan siswa-siswanya. Masyarakat dan seluruh pihak terkait pun memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan yang baru ini.

 

 
</description>
					                </item><item>
						                <title>Pendaftaran Siswa Baru SMA YPK Oikoumene Manokwari</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/pendaftaran-siswa-baru-sma-ypk-oikoumene-manokwari</link>
						                <description>Visi : Berilmu, Mandiri, dan Berkarakter Kristen

BEBAS UANG PENDAFTARAN
BEBAS BIAYA PLS
BEBAS UANG SEKOLAH SISWA BERPRESTASI

SYARAT PENDAFTARAN


	Mengisi Formulir pendaftaran http://bit.ly/oik_mkw
	Fotocopy Ijazah dan SHUN
	Pas poto 3 x 4 (4 Lembar)
	Fotocopy Kartu Keluarga


FASILITAS


	Free WiFi / Internet
	Lab. Komputer & Computer Base Test (CBT)
	Pembelajaran Berbasis Android
	Android Base Test (ABT)
	Lapangan Volly & Basket
	Aula / Auditorium
	Kantin Sekolah


INFORMASI PENDAFTARAN
Wakasek Kesiswaan : HP +6281248557956
Wakasek Humas : HP +6282195600062

TEMPAT PENDAFTARAN
Kantor SMA YPK OIKOUMENE MANOKWARI
</description>
					                </item><item>
						                <title>Berikut Daftar Peserta Calon Anggota Panwascam Manokwari yang Lanjut Tahap Wawancara</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/berikut-daftar-peserta-calon-anggota-panwascam-manokwari-yang-lanjut-tahap-wawancara</link>
						                <description>MANOKWARI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari telah menerbitkan daftar calon anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang lanjut ke tahap wawancara. Ketua Bawaslu Manokwari, Fredrik Lobat, mengatakan bahwa peserta yang lulus seleksi tertulis dan lanjut ke tahap wawancara berjumlah 54 orang.

“Per distrik itu enam orang. Namun, yang akan diambil untuk menjadi anggota Panwascam Kabupaten Manokwari adalah tiga orang per distrik,” katanya kepada TribunPapuaBarat.com di ruang kerjanya, Selasa (18/10/2022).

Tes wawancara akan dilakukan di Aula SMA YPK Oikoumene, Manokwari, pada Kamis (20/10/2022) pukul 09.00 WIT. “Peserta yang dinyatakan lanjut ke tahap wawancara ini sebaiknya datang satu jam sebelum pelaksanaan tes dimulai,” pesannya.

Berikut daftar peserta calon anggota Panwascam Manokwari yang lulus dan lanjut ke tahap wawancara:

Distrik Sidey


	Sukmawati
	Otis Antonius Moktis
	Jefry Moktis
	Menaser Katobu
	Roberth Rumbrawer
	Elia Osvaldo Rumbruren


Distrik Masni


	Yuliza Kartika Sari
	Ronni Marbun
	Ronny Rumsano
	Pilemon Maidodga
	Moses Infandi
	Feronika Meyosido


Distrik Prafi


	Tugeno
	Vincentius Paskalis
	Yemima Isir
	Tri Putra Jayadi Prima
	Yuliana Waroy
	Yustina Yaam


Distrik Warmare


	Dision Indow
	Merlina Lidya Wonar
	Meliaki Nambobu
	Yosep Wonggor
	Demerius Ullo
	Zyarif


Distrik Tanah Rubuh


	Yuliana Alam
	Yabes Wanma
	Roby Warfandu
	Amon Udop
	Marten Sayori


Distrik Manokwari Utara


	Yulita Hegemur
	Sopia Maria Rumbaibab
	Simson N.Y Losor
	Zakarias Hegemur
	Marten Lodwik Rumander
	Jois Marsel Mandacan


Distrik Manokwari Selatan


	Titus Korain
	Ranseray Mansawan
	Yanwarian Orpa Rumbewas
	Welmina Wanggai
	Hery Wilinda Selan
	Siska Dolfince Sabarofek


Distrik Manokwari Timur


	Soleman Eberjewen
	Lukman
	Aniek Margreth Aru
	Oridek Falan Suruan
	Anru Morin
	Merlieze T. Mandowen


Distrik Manokwari Barat


	Aank Rendhy Andhycka
	Samsudin Renaut
	Johan Simatauw
	Yohannes C.C. Duwiri
	Anggy Paulus Alexander Warinussy
	Leni Kusmiati


Sumber: Tribun papuabarat
</description>
					                </item><item>
						                <title>Kurikulum Nasional Tahun 2024 Dipersiapkan, Begini Kabarnya ada 3 Program Prioritas Kemendikbudriste</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/kurikulum-nasional-tahun-2024-dipersiapkan-begini-kabarnya-ada-3-program-prioritas-kemendikbudristek</link>
						                <description>Tujuan dari tiga program prioritas ini adalah untuk memberikan petunjuk dan pedoman sistem pendidikan di Indonesia yang lebih baik. Saat ini, Kurikulum Merdeka masih berlaku di seluruh sekolah negeri dan sebagian besar sekolah swasta. Menurut informasi dari kemdikbud.go.id, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, di mana konten disusun lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Kurikulum Merdeka diresmikan pada tahun 2022 dan telah ditetapkan sebagai kurikulum nasional oleh Kemendikbudristek. Kelebihan dari Kurikulum Merdeka meliputi proses pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, tidak terburu-buru, dan menyenangkan. Kurikulum ini juga memungkinkan guru untuk mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangan peserta didik serta menciptakan kegiatan belajar yang lebih relevan dan interaktif.

Berikut adalah tiga program prioritas Kemendikbudristek tahun 2024:

Peluncuran Kurikulum Nasional yang menggantikan Kurikulum Merdeka pada bulan Maret 2024.
Pendaftaran Satuan Pendidikan Pelaksana Kurikulum Nasional untuk tahun ajaran 2024/2025.

Festival Kurikulum Merdeka, sebagai bagian dari peralihan ke Kurikulum Nasional.

Diharapkan dengan adanya tiga program prioritas Kemendikbudristek tahun 2024 ini, pendidikan di Indonesia dapat menjadi lebih maju dan berkembang.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Apa itu Guru Pembelajar?</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/apa-itu-guru-pembelajar</link>
						                <description>Pada tahun 2015, para guru mungkin masih ingat melaksanakan Ujian Kompetensi Guru (UKG) yang sebagian dilakukan secara online dan sebagian lagi secara manual (offline). Hasil atau nilai UKG tersebut telah diperoleh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK).

Hasil UKG pada tahun 2015 menunjukkan bahwa nilai rata-rata nasional yang dicapai adalah 56,69, meningkat dibandingkan nilai rata-rata nasional dari tahun-tahun sebelumnya yang sebesar 47. Nilai ini juga telah melampaui target capaian nilai rata-rata nasional tahun 2015 yang ditetapkan dalam renstra Kemdikbud yaitu sebesar 55. Meskipun demikian, Kemdikbud, khususnya Ditjen GTK, berusaha lebih keras untuk mengejar target yang ditetapkan pada tahun 2016 yaitu 65.

Untuk mencapai target tersebut, Ditjen GTK mengembangkan program berdasarkan hasil UKG 2015 yang disebut dengan Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar. Program ini merupakan upaya peningkatan kompetensi guru yang melibatkan pemerintah serta partisipasi publik. Partisipasi tersebut meliputi pemerintah daerah, asosiasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha dan industri, organisasi kemasyarakatan, serta orangtua siswa.

Bentuk pelibatan publik dalam program ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti memberikan dukungan bagi terselenggaranya Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar, baik dalam moda tatap muka, dalam jaringan (daring), maupun daring kombinasi.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Kotor dan Bau Apek, Guru SMA YPK Oikoumene Manokwari Kembalikan 400 Kg Beras Jatah ke penyalur</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/kotor-dan-bau-apek-guru-sma-ypk-oikoumene-manokwari-kembalikan-400-kg-beras-jatah-ke-penyalur</link>
						                <description>MANOKWARI – Guru SMA YPK Oikoumene Manokwari Papua Barat akan mengirim kembali 400 kilogram jatah beras tidak layak konsumsi kepada pihak penyalur.

“Sebanyak 400 kilogram jatah beras bulan Oktober 2023 akan kami dikembalikan kepada pihak penyalur karena kondisinya tidak layak konsumsi,” kata YA salah seorang guru SMA YPK Oikoumene Manokwari kepada TribunPapuaBarat.Com, Senin (4/11/2023).

Ia mengatakan, bahwa total 400 kilogram jatah beras itu telah dipaketkan dalam belasan karung tanpa merek ukuran 20 dan 15 kilogram.

“Bentuk fisik beras tersebut sudah berwarna coklat kehitaman, bercampur pasir bahkan menimbulkan bau apek,” ucapnya sambil menunjukkan isi karung beras.

Ia mengatakan, bahwa hanya jatah beras bulan Oktober 2023 yang kondisinya seperti demikian, karena bulan sebelumnya dalam kondisi layak konsumsi.

“Yang kami tahu, jatah beras Guru di Manokwari merupakan beras lokal yang disalurkan oleh salah satu Koperasi Tani di wilayah Distrik Prafi,” ujarnya.

Ia berharap kondisi tersebut agar segera menjadi perhatian dinas pendidikan dan pihak penyalur agar dievaluasi.

“Semoga ada perhatian dinas, dan pihak penyalur segera dievaluasi,” pintanya.

Jatah beras bulan Oktober 2023 tak layak konsumsi juga sempat diproses seorang Guru SMP YPK 1 Manokwari melalui akun media sosial.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Filep Wamafma Sambangi SMAS Advent dan SMA YPK Oikumene ManokwariApa itu Guru Pembelajar?</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/filep-wamafma-sambangi-smas-advent-dan-sma-ypk-oikumene-manokwariapa-itu-guru-pembelajar</link>
						                <description>Di kesempatan itu, Filep Wamafma memberikan motivasi bagi para pelajar kelas 12 untuk semangat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pasca lulus. Ia menekankan, pendidikan merupakan kunci utama untuk mewujudkan impian generasi emas Papua dan meraih masa depan tanah Papua yang lebih gemilang.

Filep Wamafma menuturkan, banyak pilihan perguruan tinggi di Papua dan di luar tanah Papua yang bisa menjadi target tempat menimba ilmu bagi untuk para siswa/i. Menurutnya, menempuh jenjang perguruan tinggi selain untuk menambah ilmu dan wawasan juga memperluas cakrawala dan memperbanyak pergaulan.

“Terkait dengan pilihan kuliah setelah lulus SMA kembali kepada anak-anak sendiri sesuai dengan minat masing-masing. Namun kali ini bapak datang untuk mengajak anak-anak kuliah ke STIH Manokwari,” pesan Filep Wamafma, Rabu (17/4/2024).

Melihat semangat para siswa dari dia sekolah swasta tersebut, Filep Wamafma pun menawarkan beasiswa kepada mereka. Beasiswa yang akan diperuntukkan kepada pelajar adalah untuk mereka tamatan 2023/2024.

Tidak hanya itu, alumnus SMA YPK Oikumene Manokwari ini memberikan kuota kepada 10 pelajar tamatan SMA YPK Oikumene yang direkomendasikan oleh kepala sekolah untuk dapat memperoleh beasiswa.

Kuota beasiswa yang sama diberikan Filep kepada pelajar di SMAS Advent Manokwari yakni sebanyak 5 orang. Dengan kesempatan emas ini, Filep Wamafma mendorong pelajar anak asli Papua agar tidak hanya menyelesaikan SMA saja namun juga melanjutkan ke perguruan tinggi ke jenjang sarjana, bahkan hingga magister dan doktoral.

“Anak-anak jangan pernah kalah dengan pelajar dari luar Papua, diantara solusinya dengan menempuh pendidikan tinggi. Untuk mendapat gelar sarjana hukum, STIH Manokwari siap menjawab cita-cita kalian semua,” tambah Filep. (WRP)

Sumber : Jaga Melanesia
</description>
					                </item><item>
						                <title>20 Rekomendasi Terbaru Teknik Mengajar Agar Jadi Guru Idola Semua Siswa</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/20-rekomendasi-terbaru-teknik-mengajar-agar-jadi-guru-idola-semua-siswa</link>
						                <description>Sukses menjadi guru tak semata-mata karena menenteng ijazah dari fakultas keguruan atau mendapat sertifikasi profesional. Guru keren di mata dan hati siswa juga beken dan dijadikan favorit karena metode mengajar asyik dan menarik. Mau tahu 20 metode mengajar yang telah dipraktekkan oleh Rasulullah SAW?

Salah satu faktor penting kejayaan pendidikan Rasulullah SAW adalah karena beliau menjadikan dirinya sebagai model dan teladan bagi umatnya. Tentu, guru yang baik seharusnya menjadi teladan dan model bagi siswanya. Ucapan dan tindakan guru harus sejalan dan sejujurnya. Ingat ungkapan ini ‘jangan ada dusta diantara guru dan siswa’.

Nio Gwan Chung (Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec) dalam bukunya Muhammad SAW The Super Leader Super Manager menuliskan 20 metode dan teknik pengajaran sebagai ‘holistic learning methods’, yaitu :


	Learning conditioning (meminta diam untuk mengingatkan, menyeru secara langsung dan perintah untuk menyimak dan diam dengan cara tidak langsung).
	Active interaction (interaksi pendengaran : teknik berbicara, tidak bertele-tele pada ucapan dan tidak terlalu bernada puitis, memperhatikan intonasi, diam sebentar ditengah-tengah penjelasan; interaksi pandangan : eye contact dalam mengajar, memanfaatkan ekspresi wajah, tersenyum).
	Applied learning (metode praktikum yang diterapkan oleh guru dan yang dilakukan oleh siswa).
	Scanning and levelling (memahami siswa secara individu sesuai tingkat kecerdasannya).
	Discussion and feed-back (metode yang logis dalam memberikan jawaban dan membuat contoh sederhana yang mudah dipahami).
	Story telling (bercerita).
	Analogy and case study (memberikan perumpamaan dan studi kasus nyata di sekitar kehidupan).
	Teaching and Motivating (meningkatkan gairah belajar dan rasa keingintahuan yang tinggi).
	Body language (membuat penyampaiannya bertambah terang, lebih pasti dan jelas; menarik perhatian pendengar dan membuat makna yang dimaksud melekat pada pikiran; mempersingkat waktu);
	Picture and graph technology (penjelasan diperkuat dengan gambar atau tulisan).
	Reasoning and argumentation (mengungkapkan alasan akan memperjelas sesuatu yang sulit dan berat agar dipahami oleh siswa).
	Self-reflection (memberi kesempatan kepada siswa untuk menjawab sendiri suatu pertanyaan agar siswa dapat mengoptimalkan kerja otak dan mengasah pikiran).
	Affirmation and repetition (pengulangan kalimat dan ucapan nama).
	Focus and point basis ( menggunakan teknik berdasarkan rumusan-rumusan besar atau poin akan membantu siswa dalam menyerap ilmu dan menjaganya dari lupa).
	Question and answer metodh (teknik bertanya untuk menarik perhatian pendengar dan membuat pendengar siap terhadap apa yang akan disampaikan kepadanya).
	Guessing with question (penting untuk memperkuat pemahaman dan memperbesar keingintahuan).
	Encouraging student to ask (guru memberikan kesempatan dan motivasi kepada siswa untuk berani mengajukan pertanyaan : bertanya dapat menghapus kebodohan serta memperbaiki pemahaman dan pemikiran dan menjadi alat evaluasi guru atas cara penyampaian pelajarannya).
	Wisdom in answering question (menyikapi orang-orang yang mengajukan pertanyaan sesuai dengan tingkat pengetahuannya; menyikapi si penyanya dengan sikap yang bermanfaat baginya).
	Commenting on student question (memberikan komentar terhadap jawaban siswa).
	Honesty (seorang guru harus menanamkan sikap mulia berani mengakui ketidaktahuan ke dalam diri siswanya. ucapan ‘aku tidak tahu adalah bagian dari ilmu’).


Sumber : http://www.kompasiana.com/
</description>
					                </item><item>
						                <title>GURU YANG MALAS BELAJAR SEBAIKNYA BERHENTI MENGAJAR</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/guru-yang-malas-belajar-sebaiknya-berhenti-mengajar</link>
						                <description>ELAJAR sepanjang hayat adalah konsep yang sudah menjadi umum bagi siapa saja. Dalam agama juga sudah diajarkan bahwa kewajiban menuntut ilmu (belajar) itu dimulai sejak dalam ayuran (sedari bayi) hinggalah ke liang lahad (mati) Tidak ada di antara kita yang menyangkal pernyataan ini.
Bagi seorang guru, konsep itu pun harus berlaku konsep. Artinya tidak ada kata berhenti belajar bagi seorang guru. Guru wajib terus berguru alias belajar lagi. Jangan karena sudah berstatus guru, atau merasa sudah menjadi guru profesional karena mendapat sertifikat profesi, lalu berhenti belajar. Ini pandangan keliru. Guru memang harus terus berguru.

Guru berguru adalah untuk menjaga dan mempertahankan eksistensi guru itu sendiri. Guru memang harus terus memperbaharui ilmu dan kompetensinya jika ingin bertahan dalam status gurunya. Sebagai manusia yang digugu dan ditiru, artinya guru wajib selalu memliki sesuatu yang dapat dicontohteladani orang lain. Bukan saja murid-murid yang terus mencotoh guru, malah masyarakat umum pun akan cenderung dan berusaha mencontoh guru.

 

Dunia pendidikan kita memang memerlukan revolusi moral dan mental. Kondisi pendidikan kita memang benar-benar memilukan hati. Di sana-sini, kita sering memerhatikan kondisi yang tak jauh berbeda. Sama-sama berjalan stagnan alias jalan di tempat. Sungguh upaya pemerintah akan tersia-siakan jika kita bersikap masa bodoh. Ketika bertemu dengan rekan sejawat, kalaulah kita mengajak untuk belajar menambah ilmu pengetahuan. Para guru sering berujar, “Wah, saya sibuk. Wah, saya banyak pekerjaan. Wah, saya sudah menjadi guru professional. Wah, saya sudah menjadi kepala sekolah. Wah, saya sudah naik pangkat. Dengan begini saja, saya sudah mendapatkan impian saya. Mengapa saya mesti belajar lagi?” Itulah ujaran atau ucapan-ucapan yang sering kita dengar.

 

Para pendidik sudah lupa bahwa zaman sudah berubah. Anak didik sudah mahir untuk mencari pengetahuan meskipun anak didik tidak berada di sekolah. Anak didik sudah mahir mendebat gurunya jika mereka menemukan kejanggalan pada saat pembelajaran. Dan pada saat seperti itulah, kehormatan dan harga diri dipertaruhkan. Semestinya guru terus membangun dirinya agar selalu gemar belajar. Guru sering menasihati anak didik agar belajar sejak ayunan hingga liang lahat. Guru sering memberikan pembinaan kepada anak didik agar bersikap disiplin. Namun, mengapa guru justru enggan belajar lagi? Mengapa guru sudah merasa puas dengan perolehannya saat ini? Mengapa guru tidak merasa malu kepada anak didik karena tidak bersikap konsisten atas ucapannya? Sungguh sikap guru yang tak layak ditiru. Mencari ilmu itu ibarat minum air laut. Tak pernah merasakan puas. Justru pencari ilmu itu digoda dengan ketidaktahuan baru. Imu itu seakan semakin tersembunyi dan bersembunyi sehingga pencari ilmu mesti melakukan eksplorasi. Di situlah letak ilmu: takkan bertepi! Maka, pendapat Prof. Komaruddin perlu kita dukung.

 

Kita sepakat bahwa guru sebaiknya dilarang mengajar jika tidak bersedia belajar. Guru semestinya bersikap konsisten terhadap ucapannya. Jika guru sering menyuruh anak didik agar membaca buku, tentunya guru harus menjadi pembaca buku yang baik. Jika guru sering menyuruh anak didik agar tekun belajar, seharusnya guru pun menjadi pembelajar. Antara ucapan dan perbuatan terjadi kesamaan. Zaman telah berubah Industri 4.0 diiringi dengan edukasi 4.0 dimana guru yang tidak bisa mengupdate dirinya dengan ilmu dan tekhnologi bisa-bisa digantikan oleh peran media sosial yang lebih digemari oleh kalangan melineal. Peran guru sangatlah penting dalam menjada akhlak dan budi pekerti sehingga istilah adab lebih tinggi dari ilmu itu lebih dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan jaman. Semoga ajakan itu diterima meskipun hanya sedikit yang berkenan menerima. Aamiin.
</description>
					                </item><item>
						                <title>INGAT !! BAGAIMANAPUN JENIUSNYA ANAK AKAN TETAP MEMBUTUHKAN SEORANG GURU</title>
						                <link>https://www.smaoikoumene-manokwari.sch.id/berita/detail/ingat--bagaimanapun-jeniusnya-anak-akan-tetap-membutuhkan-seorang-guru</link>
						                <description>Assalamu’alaikum wr.wb. selamat sore dan salam sejahtera untuk guru-guru seluruh indonesia….

Mari simak informasi terbaru infokemendikbud.com berikut ini tentang kemampuan murid yang sangat berpengaruh didikan dari gurunya, bagaimanapun cerdas atau jeniusnya siswa jika tanpa guru maka semua itu tidak akan maksimal…..

Setelah mengikuti perjalanan ribuan anak jenius selama empat setengah dekade, para ahli menarik sebuah pelajaran penting. Anak-anak dengan tingkat IQ jenius sekalipun tetap memerlukan guru untuk membantu mereka mencapai potensi maksimal.
Sejak dimulai pada 1971, Study of Mathematically Precocious Youth (SMPY) telah melacak 5.000 anak-anak jenius di Amerika Serikat. Ini adalah studi terlama tentang anak-anak berbakat dalam sejarah.

Membantah sistem pendidikan yang seringkali hanya memikirkan cara memaksimalkan anak-anak dengan kemampuan belajar rendah, temuan SMPY menyajikan klaim lain. Jangan lupa dengan anak-anak papan atas.
“Suka atau tidak, orang-orang ini benar-benar mengendalikan masyarakat kita. Anak-anak peringkat atas yang hanya satu persen ini cenderung menjadi ilmuwan dan akademisi terkemuka, CEO, hakim federal, senator, serta miliarder,” kata psikolog di Program Identifikasi Bakat Universitas Duke, Jonathan Wai, dilansir dari Business Insider, Selasa (13/9).

Sayangnya, banyak penelitian SMPY menunjukkan bahwa anak-anak yang menunjukkan bakat awal di bidang sains dan matematika cenderung tidak menerima bantuan yang mereka butuhkan. Para guru melihat para siswa terbaik ini sudah menguasai materi dan tidak butuh bantuan. Mereka fokus membantu anak-anak dengan kemampuan belajar rendah.

Asumsi bahwa anak-anak cerdas dapat mencapai potensi maksimal mereka tanpa dorongan adalah sesat. Bukan berarti anak dijejali dengan kerja keras terus-menerus, orang tua tetap harus melihat batas-batas mereka dan memberikan rangsangan intelektual semaksimal mungkin.

SMPY juga menemukan, guru dan orang tua dapat membantu siswa berpretasi tinggi dengan mengenali jenis kecerdasan yang mereka miliki. Banyak anak berbakat, misalnya, cenderung memiliki kemampuan penalaran spasial yang luar biasa. Seiring waktu, kekuatan mereka dapat berkembang mengantarkan mereka menjadi seorang insinyur, arsitek, atau ahli bedah. 

Sumber : http://www.republika.co.id/
</description>
					                </item></channel>
  	</rss>